8 Cara Membuat Website Toko online Sendiri dengan WordPress

Edukasi Lanjutan.

Perhatian.. Saya sengaja membuat kolom ini supaya Anda lebih mudah mencari materi yang Anda butuhkan, karena daftar isi berikut bisa di klik dan langsung menuju ke pembahasannya.

  1. Pengaturan Dasar.
  2. Membuat Atribut Produk.
  3. Langkah-langkah Upload Produk.
  4. Optimasi Konten Produk.

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Edukasi Website, tempatnya kita belajar situs web, marketing online, SEO, dan pengembangannya.

WordPress adalah platform terbaik, terlengkap fiturnya dan termudah untuk ciptakan berbagai jenis website.

Bisa dijadikan blog personal, sekolahan, forum diskusi online, bahkan Anda bisa memiliki toko online yang berkualitas baik hanya menggunakan WordPress.

Pantas saja, platform ini menjadi salah satu platform terpopuler di dunia.

Oke.. Cukup deh pembukaannya.

Berikut ini cara membuat website toko online sendiri yang berbayar menggunakan WordPress

1. Menyiapkan Domain dan Hosting yang Berkualitas.

Langkah pertama, Anda perlu menyiapkan nama domain dan hosting website.

Gampangnya, yang dimaksud nama domain adalah alamat toko online.

Contoh www.namatokoonline. com

Sedangkan yang dimaksud hosting adalah tempat penyimpanan, supaya Anda bisa upload gambar produk, video, dan lain sebagainya.

Untungnya, ketika Anda membeli paket hosting akan mendapatkan domain gratis. Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan karena hanya menyiapkan biaya sekitar 500 ribu sudah memiliki domain.

Yang menakjubkannya lagi, website toko online langsung aktif ketika Anda sudah membayar paket hosting.

Silahkan simak panduannya membeli hosting dan website langsung aktif.

2. Masuk ke Dasbor Website WordPress.

Langkah kedua adalah masuk ke admin wordpress dengan menambahkan wp-admin di akhir domain.

Contoh

namatokoonline. com/wp-admin

Silahkan masuk menggunakan Email dan Sandi yang Anda daftarkan.

3. Install Plugin WooCommerce.

Jika sudah masuk ke Admin WordPress, langkah ketiga adalah install plugin WooCommerce dan mengaktifkannya.

Caranya cukup pilih menu Plugin > Tambah Baru

di kolom pencarian ketikkan WooCommerce.

Perhatikan gambar berikut

Setelah itu klik tombol Aktifkan.

4. Mengisi Detail Toko.

Langkah keempat adalah mengisi detail toko, yang meliputi Alamat Lengkap, Nama Desa, kabupaten, Provinsi, Kode Pos, negara dan alamat email.

Silahkan di centang pada bagian “Dapatkan Tips, Update Produk dan integrasi Langsung Ke Alamat”, supaya Anda mendapatkan tips bermanfaat untuk mengembangkan toko online yang dikirim langsung oleh WooCommerce.

Setelah itu klik Lanjutkan.

5. Menentukan Jenis Industri Toko.

Langkah berikutnya memilih jenis industri, bagian ini ada beberapa pilihan dan diantaranya sebagai berikut

  • Pakaian dan Aksesoris.
  • Kesehatan dan Kecantikan.
  • Elektronik dan Komputer.
  • Makanan dan Minuman.

Anda juga boleh memilih semuanya.

Tapi lebih baik pilih sala satunya saja yang paling sesuai dengan layanan atau produknya Anda.

6. Menentukan Tipe Produk.

Sekarang menentukan tipe produk yang dijual. Pada langkah ini terdapat tujuh pilihan seperti berikut

  • Produk Fisik
  • Unduhan.
  • Berlangganan
  • Keanggotaan
  • Pemesanan
  • Paket
  • Dan produk yang dapat disesuaikan.

Yang dapat digunakan secara gratis hanya dua, yakni produk fisik, dan unduhan.

Produk fisik adalah produk yang dapat dikirimkan seperti pakaian, jam, dan lain sebagainya.

Unduhan, adalah produk berbentuk digital seperti file PDF, Video atau sejenisnya.

Oleh sebab itu pilihlah keduanya karena bisa jadi suatu saat Anda menjual buku PDF atau file lainnya.

Kemudian klik Lanjutkan.

7. Mengisi Detail Bisnis.

Langkah ketujuh menyiapkan informasi bisnis. Di sini, ada tiga pertanyaan yang perlu dijawab

  • Seberapa banyak produk yang ingin ditampilkan?
  • Apakah saat ini Anda berjualan di tempat lain?
  • Berapa pendapat pertahunnya?

Jawablah sesuai keinginan Anda.

Silahkan di centang pada bagian Saya menyiapkan toko untuk klien, dan kemudian klik lanjutkan.

Selanjutnya, Anda ditawarkan untuk memasang plugin gratis supaya fitur toko lebih maksimal.

Silahkan dicentang dan kemudian klik lanjutkan.

8. Memilih Tema Toko Online.

Langkah terakhir adalah memilih tampilan toko online. Banyak sekali pilihan tema yang siap digunakan.

Ada yang gratis, bahkan banyak juga yang premium. Silahkan pilih sesuai keinginan Anda.

Alhamdulillah, sampai sini Anda berhasil dan selesai sudah proses pembuatannya.


Langkah-langkah pengelolaan.

Setelah punya toko online, selanjutnya menuju ke pengelolaannya.

Berikut ini cara menggunakan toko online WooCommerce yang baik dan benar bagi pemula:

1. Pengaturan WooCommerce.

Pengaturan Umum.

Pertama, silahkan buka menu WooCommerce > Pengaturan > Umum.

Berikut ini beberapa menu yang ada

  • Baris Alamat 1. Boleh diisi dengan kecamatan.
  • Baris Alamat 2. Diisi dengan nama desa beserta RT RW atau nama jalan.
  • Kota.
  • Negara dan Provinsi.
  • Kode Pos.
  • Lokasi Penjualan. Pilih ke semua negara.
  • Lokasi Pengiriman. Pilih juga ke semua negara.
  • Lokasi Pelanggan Standar. Pilih alamat basis toko.
  • Aktifkan Pajak. Silahkan aktifkan fitur ini jika usaha Anda sudah wajib membayar pajak.
  • Aktifkan Kupon. Disarankan agar Anda mengaktifkan fitur ini supaya nanti bisa membuat kupon atau voucher potongan harga.
  • Hitung diskon kupon secara berurutan. Disarankan tidak diaktifkan.
  • Mata uang.
  • Posisi mata uang.
  • Pemisah Ribuan.
  • Pemisah Desimal.
  • Jumlah Desimal.

Pada bagian Mata Uang Sampai Jumlah Desimal tidak saya jelaskan karena saya yakin Anda sudah memahaminya.

Perhatikan gambar berikut. Jika sudah diatur semua silahkan klik simpan perubahan.

Pengaturan Produk.

Sekarang melanjutkan ke pengaturan produk.

  • Halaman toko. Biarkan saja seperti semula.
  • Perilaku tambah ke keranjang. Saran saya pilihlah Aktifkan AJAX tombol tambah ke keranjang di halaman arsip supaya konsumen masih melihat produk lainnya. Dengan begitu bisa meningkatkan konversi penjualan.
  • Gambar placeholder. Biarkan seperti semula karena ini menyesuaikan tema yang digunakan.
  • Unit Berat. Jika produk yang Anda jual cukup ringan seperti pakaian, maka pilihlah gram. Sebaliknya, pilihlah kilo gram kalau yang Anda jual produk yang beratnya lebih dari satu kilo gram.
  • Satuan Dimensi. Adalah ukuran paket yang dikirim.
  • Aktifkan Ulasan. Aktifkan fitur ini supaya pembeli bisa memberikan ulasan.
  • Rating Produk. Saran saya aktifkan juga fitur yang ini supaya menambah ketertarikan calon konsumen melakukan pembelian.

Setelah itu simpan perubahan.

Pengaturan Pengiriman.

Berikutnya adalah menambahkan zona atau wilayah pengiriman.

Zona pengiriman adalah wilayah geografis tempat rangkaian untuk mengatur metode pengiriman tertentu yang ditawarkan. WooCommerce akan mencocokkan pelanggan dengan satu zona menggunakan alamat pengiriman dan menyediakan metode pengiriman di wilayah atau zona tersebut.

Tentunya itu sangat keren, karena biaya pengiriman WooCommerce bisa terhitung otomatis.

Naaaah, untuk menambahkan zona pengiriman, silahkan klik Tambahkan Zona Pengiriman.

Setelah itu tampilannya kurang lebih seperti gambar di bawah.

Nama Zona diisi Indonesia

Wilayah Zona cukup diisi Indonesia supaya mencakup semua wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Pada bagian metode pengiriman boleh dikosongkan.

Setelah itu klik simpan perubahan.

Pengaturan Pembayaran.

Sekarang menentukan metode pembayaran. Anda bisa menambah metode dengan tranfer bank, cek, dan baya ditempat atau COD.

Yang sangat disarankan mengaktifkan metode pembayaran bayar di tempat supaya penjualan semakin laris manis.

Pengaturan Akun dan Privasi.

Pada bagian ini sesuaikan saja dengan gambar. Atau, jika Anda ingin mengaturnya sendiri juga tidak ada masalah.

Kebijakan privasi.

Pada bagian ini juga sebenarnya tidak ada yang perlu dirubah.

Pengaturan Email.

Pengaturan email bagian atas tidak usah dirubah.

Yang saya sarankan cukup mengubah pada bagian template email, karena tampilan ini yang akan muncul di email pelanggan.

Kemudian klik simpan perubahan.

Pengaturan Integrasi.

Kalau yang ini boleh dikosongkan jika Anda belum punya Lisensi MaxMind.

Pengaturan Lanjutan.

Di sini Anda bisa memodifikasi halaman keranjang, Checkout, Akun, Syarat dan Ketentuan.

Tapi saran saya biarkan saja seperti semula kalau Anda belum memahaminya.

2. Membuat Atribut Variasi Warna.

Bagian ini yang paling saya suka, karena bisa menambahkan varian produk, seperti warna, ukuran, atau lainnya.

Untuk menambah varian produk, silahkan pilih menu Produk > Atribut.

Buatlah nama sesuai keinginan. Yang saya contohkan adalah Warna.

Pada bagian Aktifkan Halaman Arsip tidak perlu di centang.

Pada bagian Urutan Sortir Default silahkan pilih pengaturan kustom.

Kemudian klik tombol Tambahkan Fitur.

Tampilan selanjutnya seperti gambar di bawah. Silahkan pilih Konfigurasi Term untuk mulai menambahkan warna.

Perhatikan gambar di bawah.

Yang saya contohkan adalah warna merah. Pada bagian deskripsi boleh diisi dan boleh dikosongkan.

Setelah itu klik Tambah Warna Baru.

Anda bisa mengulang kalikan langkah di atas kalau ingin menambah varian produk yang baru.

3. Menambahkan Produk.

Sekarang melanjutkan ke pembahasan upload produk di WooCommerce.

Caranya sangat mudah dan sederhana. Anda cukup pilih menu Produk > Tambah Baru.

Setelah itu buatlah nama produk yang menarik, dan berkualitas.

Contoh

Daster Wanita Terkini Model Terbaru yang Nyaman dan Adem dipakai.

Bagian kolom di bawahnya diisi dengan penjelasan lengkap, mudah dipahami, dan tambahkan kalimat yang mampu meyakinkan hati calon konsumen.

Contoh

Baju daster kekinian model terbaru, dan kekinian.

Cocok banget buat bunda yang rajin, dan aktivitas rumahnya super padat karena daster ini terbuat dari bahan rayon super premium yang adem, dan nyaman dipakai.

Jahitan super rapi, kuat, dan tidak luntur.

Bahkan, bunda boleh mengembalikan produk kami apabila baju tidak sesuai deskripsi atau terdapat kerusakan.

Oleh sebab itu, bunda tidak perlu ragu lagi belanja bersama kami karena ada garansi pengembalian produk.

Apa bunda kurang yakin, dan takut tertipu?

Jangan khawatir, karena belanja bersama kami bisa bayar di tempat.

Barang sampai di rumah, baru kemudian bunda membayarnya.

Terimakasih, dan jika bunda ingin bertanya-tanya terlebih dahulu silahkan hubungi kami melalui halaman kontak yang sudah disediakan.

Fitur Simpan Draft berfungsi untuk menyimpan, Pratinjau Untuk Melihat Hasilnya, dan Fitur Terbitkan berfungsi untuk mempublikasikan produk.

Anda juga bisa menambahkan kategori dan tag produk.

Kategori dan Tag fungsinya hampir sama, yaitu untuk mengelompokkan produk berdasarkan jenis produknya.

Semisal, Anda menjual Kemeja Pria Lengan Panjang bermerk Alisan.

Dengan begitu, Anda bisa membuat kategori Kemeja Pria, san Tag Alisan.

Pada bagian bawahnya terdapat kolom untuk mengisi detail produk.

Umum, adalah fitur untuk membuat harga. Saran saya buat juga harga obral supaya nambah ketertarikan calon konsumen.

Inventaris. Fitur ini untuk membuat SKU dan pengelolaan stok produk.

Contoh pembuatan SKU

Misalnya lagi, Anda menjual Kemeja Pria Lengan Panjang bermerk Alisan.

Jadi Anda bisa menambahkan SKU Kemeja Alisan.

Pengaturan Pengiriman.

Bagian ini mengatur berat produk, ukuran paket, dan kelas pengiriman.

Yang perlu diisi hanya pada bagian berat produk, karena ini yang akan mempengaruhi biaya pengiriman.

Dimensi dan kelas pengiriman tidak perlu dirubah.

Produk terkait.

Biasanya, produk terkait munculnya di bawah produk yang sedang dikunjungi.

Jika Anda sudah upload dua produk ataupun lebih, maka Anda bisa menggunakan fitur ini untuk memilih produk terkait.

Menambahkan Atribut.

Kalau ingin menambahkan varian warna atau ukuran produk, Anda bisa memanfaatkan fitur yang satu ini.

Tapi dengan catatan, terlebih dahulu Anda sudah membuat atribut seperti langkah di atas.

Perhatikan gambar supaya lebih mudah dimengerti.

Jika sudah menambahkan atribut, silahkan klik tombol Simpan atribut.

Pengaturan Lanjutan.

Dalam tahap ini, Anda bisa menambahkan catatan atau peringatan terhadap pembeli.

Contoh

Perhatian bagi Anda yang memilih metode pembayaran transfer bank..!

Setelah Anda melakukan pembayaran, harap konfirmasi kepada kami melalui nomor berikut 087751716, supaya pesanan cepat diproses.

Harap kirimkan juga bukti transfer.

Terimakasih.

Dan pada bagian Aktifkan Ulasan silahkan di centang.

4. Optimasi dan Memaksimalkan Konten Produk.

Jika Anda sudah memahami fitur-fitur dasarnya, langkah berikut adalah langkah optimasi dan memaksimalkan konten produk supaya hasil lebih memuaskan.

Tapi, yang saya sampaikan di sini sebatas pengenalan dan penjelasan singkat. Pembahasan lebih lengkap akan saya buatkan edukasi khususnya.

Untuk mulai optimasi konten produk, berikut ini beberapa tahap yang perlu disiapkan

  1. Update Artikel yang berhubungan dengan produk.
  2. Riset Keyword.
  3. Menambahkan ALT gambar.
  4. Ciptakan artikel yang memberi solusi terhadap pembaca.

Tunggu updatenya ya, terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.