7 Cara Membuat Website Sekolah Modern dengan Moodle

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Edukasi Website, tempatnya kita belajar kaitan situs web WordPress, SEO, dan teknik pengembangannya.

Moodle adalah platform terbaik dan terpopuler untuk website lembaga pendidikan, karena memang fitur-fitur yang dimiliki platform tersebut sangatlah lengkap, dan mudah digunakan.

Lebih-lebih proses pembuatannya yang sangat mudah. Anda cukup membeli paket hosting, dan situs web idaman Anda langsung aktif, yang siap dikelola lebih lanjut.

Berikut ini fitur populer yang paling sering digunakan dan dibutuhkan bagi sekolahan

  1. Fitur untuk menambah kelas. Fungsi kelas di sini untuk membuat mata pelajaran, absen, ujian, memasukkan wali kelas, dan siswa sesuai kelasnya masing-masing.
  2. Fitur untuk membuat akun guru dan akun siswa. Akun guru bisa membuat materi pelajaran, soal, melihat hasil ujiannya siswa, bisa menambahkan siswa baru ke dalam kelasnya, dan lain-lain. Sedangkan akun siswa untuk belajar materi, mengerjakan tugas, mengisi absen, melihat nilai, dan sebagainya.
  3. Fitur absensi online. Absensi online Moodle sangatlah canggih, karena bisa disesuaikan kapan berlakunya absensi tersebut. Manfaatnya, guru akan mengetahui siswa yang terlambat, siswa yang datang tepat waktu, dan siswa yang tidak mengisi daftar hadir. Jadi, para siswa tidak akan bisa membohongi gurunya, dan ini dapat melatih kedisiplinan dan kejujuran para siswa.
  4. Fitur soal pilihan ganda versi random. Artinya, guru bisa membuat soal pilihan ganda dengan jawaban acak. Tujuannya, agar para siswa kesulitan ketika saling mencontek, karena meskipun pertanyaannya sama, tapi jawaban yang benar selalu berbeda-beda.
  5. Fitur penilaian secara otomatis. Fitur yang satu ini sangat bermanfaat dan membantu para guru ketika akan mengoreksi nilai secara otomatis. Tentunya hal ini dapat mencegah guru melakukan kesalahan saat memberikan nilai hasil ujian.
  6. Fitur pembelajaran video aktif. Fitur yang satu ini termasuk paling istimewa, karena Anda bisa membuat video pembelajaran yang interaktif. Misalnya, di dalam video Anda menyampaikan pertanyaan kepada penonton. Disinilah, para siswa yang sedang menonton videonya Anda bisa menjawab, dan otomatis mereka mendapatkan nilai sesuai jawabannya. Pokoknya, begitu canggih karena fitur ini membuat suasana pembelajaran menjadi sangat menyenangkan.
  7. Fitur untuk menyimpan ijazah, dan sebagainya.
  8. Fitur untuk membuat forum diskusi peserta didik secara online.
  9. Dan masih banyak lagi fitur canggih lainnya.

Edukasi Lanjutan.

Jika anda sudah melakukan pembayaran paket hosting dan masuk ke Admin Website, maka disarankan agar Anda membaca beberapa edukasi tingkat lanjut berikut ini:

  1. Mengubah dan menambahkan Logo.
  2. Mengganti Tampilan.
  3. Membuat Kelas.
  4. Membuat Akun Guru.
  5. Memasukkan Akun guru kedalam kelas.
  6. Membuat Materi Pelajaran.
  7. Membuat soal Pilihan Ganda Random.
  8. Menambahkan Plugin.
  9. Membuat Absensi.
  10. Mengenal pembelajaran H5P yang menyenangkan.
  11. Mengenal Fitur Upload Users dan Penerapannya.

Dan silahkan bertanya melalui kolom komentar jika ada pembahasan yang belum dipahami.

Terimakasih.

Berikut ini Cara termudah Membuat Website Sekolah Profesional dengan Moodle

1. Membeli Paket Hosting Website Sekolah.

Langkah pertama, Anda perlu mengunjungi perusahaan web hosting untuk memesan paket hosting berkualitas handal dan terbaik dikelasnya.

Perusahaan tersebut adalah domainesia. Silahkan kunjungi langsung web resminya di sini Domainesia.

Setelah itu, ada beberapa layanan yang disediakan, dan diantaranya adalah Domain, Hosting, Web Apps, dan Cloud VPS.

Silahkan pilih Hosting.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah. Ada tiga pilihan paket hosting, yakni Extra, Super, dan Monster.

Saran saya pilihlah paket Monster, karena kapasitas penyimpanan hosting lebih besar, dan mendapatkan domain secara gratis.

Dan paket monster termasuk hosting yang direkomendasikan untuk website sekolahan, sebab yang namanya lembaga pendidikan pasti banyak data, dan gambar yang perlu disimpan secara aman.

2. Menentukan Server dan Nama Domain Sekolah.

Langkah berikutnya adalah menentukan lokasi server, dan memilih nama domain untuk website.

Pada bagian Hosting, pilihlah Lokasi Server Jakarta supaya loading website lebih cepat.

Di bagian bawahnya tersedia kolom untuk menulis nama domain. Tulislah nama sekolah dan diakhiri ekstensi com

Yang saya contohkan di sini sekolahanda .com

Perhatikan gambar supaya lebih mudah dipahami.

3. Memilih Platform Moodle.

Langkah ketiga adalah memilih platform yang bernama Moodle. Langkanya sangat mudah, pada bagian Instalasi Otomatis cukup di centang. Kemudian pilih menu lainnya, dan setelah itu pilihlah Moodle.

Pada bagian bawahnya adalah username dan password untuk masuk ke admin website.

Buatlah pasword yang rumit dan paling sedikit 8 karakter.

Contoh pasword yang direkomendasikan sebagai berikut

Adm1noke.

Terdapat huruf besar, nomor, dan titik

Perhatikan gambar

Bagian bawahnya perlu dimasukkan email yang aktif untuk proses pendaftaran.

Jika sudah silahkan klik tombol Masukkan Troli.

4. Membuat Akun Hosting.

Langkah keempat adalah membuat atau mendaftar akun hosting domainesa.

Pada tahap ini Anda akan melihat detail tagihan yang perlu dibayar. Dan untuk proses pendaftarannya silahkan klik tombol Sign up.

Tampilannya berubah seperti gambar di bawah. Kolom yang disediakan perlu diisi semuanya.

Setelah itu klik Lanjut.

Selanjutnya adalah memasukkan nomor telepon supaya Anda dan perusahaan lebih mudah berkomunikasi.

Dan kemudian klik tombol Sign up.

5. Melakukan Pembayaran Paket Hosting Sekolah.

Langkah kelima perlu menyelesaikan pembayaran.

Pastikan Anda sudah mencentang pada bagian Saya telah membaca, memahami, dan menyetujui Terms Of Service. Setelah itu klik tombol Selesaikan & Bayar.

6. Pilih Metode Pembayaran.

Sampai langkah ini hampir selesai. Anda cukup melakukan pembayaran paket hosting dan kemudian website sekolah langsung aktif, yang siap digunakan.

Silahkan pilih metode pembayaran yang sudah disediakan, seperti Mandiri, BCA, Virtual Akun, dan lainnya.

Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan cek email yang didaftarkan. Nanti ada informasi tagihan, dan informasi akun member domainesa.

Jika Anda sudah melakukan pembayaran, nanti ada informasi tambahan tentang akun hosting, dan informasi akun admin untuk masuk ke website sekolah.

7. Masuk ke Admin Website Moodle.

Langkah terakhir adalah masuk ke admin website sekolah untuk melakukan pengaturan lebih lanjut.

Anda bisa masuk melalui member area Domainesia, atau dengan cara menambahkan kata admin di akhir domain.

Contoh

www.sekolahanda. com/admin

Silahkan masuk menggunakan username dan password yang Anda buat saat memesan paket hosting.

Jika tampilannya seperti gambar di bawah, silahkan pilih The Default PHP serializer dan kemudian klik Save Changes.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah. Masih kosong dan polos.

Hanya informasi untuk melakukan registrasi website.

Langsung saja klik Register Your Site.

Setelah itu tampilannya seperti di bawah. Anda bisa membuat nama dan deskripsi sekolah, mengganti bahasa, mengubah negara dan sebagainya.

Tapi yang paling penting Anda perlu mencentang bagian paling bawah “i agree to the Privacy Notice And data processing Agreement.”

Jika sudah ailahkan klik tombol Register Your Site.

Kalau tampilannya seperti gambar di bawah berarti sudah berhasil.

Silahkan klik Dasboard.

Oke. . Sekarang melanjutkan ke edukasi lanjutan agar lebih maksimal.


Berikut ini cara mengubah dan menambahkan logo website Moodle

1. Pilih menu Site Administration.

Silahkan klik menu navigation yang letaknya sebelah kiri.

Setelah itu muncul beberapa item, yaitu Dashboard, Site Home, Calendar, Private File, Content Bank, dan Site Administration.

Pilih saja Site Administration.

Perhatikan gambar

2. Pilih Menu Appearance.

Setelah itu menu appearance, dan kemudian pilih Logos.

Pastikan Anda sudah menyiapkan logo sekolah di komputer atau smartphone ketika saat Anda membaca panduan ini menggunakan hp Android.

3. Pilih tombol Arah.

Selanjutnya klik tombol untuk mulai mengambil logo.

4. Pilih Menu Upload A File.

Setelah itu klik pilih file untuk mencari logo yang sudah disiapkan.

Pada bagian Save As boleh diisi nama logo, Author boleh diisi nama sekolah, dan bagian license dibiarkan saja seperti semula.

Jika logo sudah di upload, silahkan klik tombol Upload This File.

Sampai sini sudah menambahkan logo, dan jangan lupa klik Save Changes.


Mengubah atau Mengganti Tampilan.

Berikut ini cara mengubah atau mengganti tampilan website Moodle

1. Pilih Menu Appearance.

2. Pilih menu Theme Selector.

3. Pilih menu Change Theme.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah.

Silahkan pilih Change Theme. Nanti ada pilihan theme yang siap digunakan.

Anda juga bisa menambahkan theme hasil download.

Tapi untuk panduannya belum sempat saya buatkan. Oleh sebab itu ditunggu saja update terbarunya.

Update..

Silahkan simak Install Tema Hasil Download.


Membuat Kelas Pertama kalinya.

Berikut ini cara membuat atau menambahkan kelas baru di Moodle:

1. Seperti biasa pilih menu Site Administration.

2. Menambahkan kategori.

Kategori berfungsi untuk mengelompokkan kelas berdasarkan tingkatannya.

Misalnya, Anda akan membuat kelas 1 A, B atau kelas 1 C.

Jadi, beberapa kelas tersebut bisa dikelompokkan dalam kategori kelas 1.

Begitu pula seterusnya.

Jika nanti Anda ingin menambahkan kelas 2 A, B, atau kelas 2 C maka kategori yang dibuat adalah kelas 2.

Naaah,, untuk membuat kategori silahkan pilih menu Courses, kemudian pilih Add A Category.

Perhatikan gambar

Langkah berikutnya pengaturan kategori.

Pada bagian Category Name dan Category ID Number diisi dengan nama kategori kelas. Yang saya contohkan adalah Kelas 1.

Pada bagian deskripsi diisi tentang kategori.

Contoh

Halaman ini khusus untuk kelas 1 A, B, C, dan kelas 1 D.

Setelah itu klik tombol Create Category.

3. Menambahkan kelas kedalam kategori.

Tampilan berikutnya kurang lebih seperti gambar di bawah.

Kategori kelas 1 sudah dibuat, dan sekarang menambahkan kelasnya dengan melakukan klik tombol Create New Courses.

4. Pengaturan Kelas.

Pada bagian Course Full Name, dan Course Short Name diisi dengan nama kelasnya.

Yang saya contohkan adalah kelas 1 A.

Dan pada bagian Course Category secara otomatis sudah terisi Kelas 1.

Yang perlu Anda perhatikan juga pada bagian Course End Date yang saya beri tanda kotak. Jika Anda ingin mengaktifkan kelas untuk selamanya, maka tombol Enable jangan dicentang.

Bagian deskripsi diisi tentang keterangan kelas.

Contoh

Halaman ini khusus materi pelajaran, tugas, dan kegiatan kelas 1 A.

5. Menambahkan gambar kelas.

Bagian bawahnya tersedia fitur untuk menambahkan gambar utamanya kelas. Silahkan diisi, dan kemudian klik tombol Save And Display.

Oke, alhamdulillah sampai sini berhasil membuat kelas baru.


Membuat Akun Guru

Untuk mulai menambahkan atau membuat akun guru silahkan pilih menu Users, kemudian pilih Add A New User.

Perhatikan gambar

Pengaturan akun.

Perhatikan beberapa bagian yang saya beri tanda.

Username adalah nama untuk masuk ke akunya. Penulisan username tidak boleh ada spasi. Artinya, harus digabung.

Bagian pasword buatlah kata sandi dengan terdiri minimal 8 karakter.

Contoh

Bpkjono1.

Terdapat huruf besar, nomor, dan titik.

Pada bagian Force Password Change disarankan jangan di centang, karena kalau di centang akan memaksa pengguna untuk membuat password baru.

Pada bagian First Name diisi dengan nama guru.

Pada bagian Surname diisi dengan gelar atau kedudukan guru mengajar kelas berapa.

Pada bagian Email diisi dengan email yang aktif.

Untuk fitur lainnya bisa disesuaikan sendiri dengan identitas guru.

Pengaturan photo guru.

Bagian bawahnya tersedia fitur untuk menambah photo profil. Boleh diisi dan boleh dikosongkan.

Setelah itu klik Create User.

Jika sudah berhasil, coba mulai masuk menggunakan akun guru yang baru saja dibuat.

Akun guru tersebut belum bisa menambahkan materi, ujian, dan lain sebagainya karena belum dimasukkan ke dalam kelas.


Memasukkan Akun Guru kedalam Kelas.

Berikut ini cara menambahkan dan memasukkan akun guru ke dalam kelas Moodle

1. Memilih Menu Site Home dan kemudian Mengunjungi Kelas yang sudah dibuat.

Perhatikan gambar

2. Pilih Menu Participants.

Di sebelah kiri ada beberapa pilihan menu, dan diantaranya adalah Participants, Badges, Competencies, Grades, dan General.

Silahkan pilih Participants.

3. Pilih Menu Enrol Users.

Langkah berikutnya memilih Enrol Users.

4. Memasukkan Nama users atau Guru.

Setelah itu tampilannya seperti gambar di bawah.

Pada kolom Search silahkan ketikkan nama guru yang akan dimasukkan ke dalam kelas.

Pada bagian Assign Role silahkan pilih Teacher karena kedudukannya menjadi guru kelas.

Kemudian klik tombol Enrol Users.

Alhamdulillah, sampai sini sudah selesai.

Silahkan masuk menggunakan aku guru, dan mencoba membuat materi pelajaran atau tugas.


Menambahkan Materi Pelajaran.

Berikut ini cara membuat atau menambahkan materi pelajaran di Moodle

1. Masuk Menggunakan Akun Guru.

2. Masuk ke kelas yang Akan ditambahkan materi pelajaran.

Perhatikan gambar

3. Klik Tombol Turn Editing On.

Setelah Anda masuk ke dalam kelas maka ada beberapa item seperti Announcement, Topic 1, Topic 2, dan seterusnya.

Langsung saja klik tombol Turn editing On supaya itemnya bisa di edit.

4. Membuat Nama Pelajaran.

Sebelum menambahkan materi, tahap pertama perlu membuat nama pelajarannya.

Silahkan klik tombol pensil untuk mulai mengedit, dan kemudian Enter.

5. Menambahkan Materi Pelajaran.

Jika nama pelajaran sudah dibuat, baru kemudian menambahkan materi atau pembahasannya.

Caranya klik tombol Add An Activity Or Resource.

Simak gambarnya supaya lebih mudah dipahami.

6. Pilih Menu Page.

Setelah itu muncul pop up yang isinya beberapa fitur canggih, seperti Assignment, Book, Chat, Choice, Forum, dan masih banyak lagi lainnya.

Tapi, yang perlu anda pilih adalah fitur yang bernama Page.

7. Mengisi Konten Materi.

Pada tahapan ini perlu menambahkan judul materi, deskripsi, dan konten materinya.

Judul materi yang saya contohkan adalah Perkalian.

Bagian menu yang diberi tanda kotak adalah pengaturan lebih lanjut. Jika anda belum memahaminya boleh di lewatkan dulu.

Setelah itu klik tombol Save And Display.

Oke, sampai sini Anda sudah memahami dan mengetahui beberapa fitur untuk membuat materi.


Membuat Soal Pilihan Ganda Random.

Langkah pembuatan soal pilihan ganda versi acak sama persis dengan langkah pembuatan materi pelajaran di atas.

1. Pastikan Sudah Mengaktifkan Turn editing on.

2. Kemudian pilih Materi yang Akan dibuatkan Soal.

Yang saya contohkan adalah materi perkalian. Jadi saya cukup klik tombol Add An Activity or Resource.

Perhatikan gambar

3. Pilih Menu Quiz.

Setelah itu pilih menu All dan kemudian pilih fitur Quiz.

4. Memberi Nama Latihan. Contohnya Latihan Perkalian.

Pada bagian Description di isi penjelasan singkatnya. Dan disarankan Anda mencentang pilihan Display Description On Course Page.

Kemudian klik tombol Save And Display.

5. Mengedit Quiz.

Langkah berikutnya klik tombol Edit Quiz untuk mulai pembuatan soal.

6. Mengaktifkan Pertanyaan Versi Random.

Misalnya, Anda membuat soal sebanyak lima pertanyaan. Apabila soal-soal tersebut ingin ditampilkan secara acak ketika siswa mengerjakannya, maka tombol Shuffle perlu di centang.

Untuk menambahkan soal silahkan klik tombol Add, kemudian pilih A New Question.

Perhatikan gambar

7. Pilih Fitur Pilihan Ganda.

Untuk membuat pertanyaan pilihan ganda silahkan pilih fitur yang bernama Multiple Choice.

Kemudian klik tombol Add.

8. Pengaturan Soal.

Pada bagian Category diisi dengan latihan yang Anda buat.

Question Name diisi dengan nama pertanyaan.

Question Text diisi pertanyaan lengkapnya.

Default Mark diisi terserah Anda.

General Feedback boleh diisi dengan saran atau motivasi.

Untuk lainnya bisa disesuaikan sendiri.

Yang penting pada bagian Shuffle The Choice perlu di centang agar jawabannya juga diacak oleh sistem.

9. Pengaturan Jawaban.

Jawaban pilihan gandanya boleh diisi dengan tiga jawaban atau lebih.

Grade berfungsi untuk menentukan mana jawaban yang benar. Jika yang benar adalah jawaban pertama, maka diisi dengan 100%.

Perhatikan gambar

Apabila sudah diatur semuanya silahkan klik tombol Save Changes.

Oke, dan Alhamdulillah sudah beres. Cobalah buat pertanyaan sebanyak lima kali, dan bagaimana hasilnya.


Memasang Plugin.

Plugin Moodle adalah alat untuk menambahkan fitur baru yang belum terpasang dalam website. Dengan begitu, websitenya Anda lebih profesional dan tambah berkualitas karena fitur yang belum tersedia bisa ditambahkan dengan mudah dan praktis.

Untuk menambahkan dan install plugin Moodle, silahkan kunjungi situ resminya Moodle Plugin.

Setelah itu mencari plugin yang Anda butuhkan dengan mengetikkan nama plugin di kolom pencarian.

Perhatikan gambar

Setelah itu ada beberapa versi plugin yang disediakan. Silahkan pilih versi plugin sesuai dengan versi Website Moodle miliknya Anda.

Berhubung Moodle milik saya versi 3.11, maka yang saya download versi 3.11.

Untuk memudahkan mencari plugin yang versinya sama dengan websitenya Anda, silahkan cari di kolom Your Moodle Version.

Silahkan simak panduan mengetahui versi moodle Website.

Perhatikan gambar.

Setelah itu klik Download.

Jika sudah Anda download. Sekarang menuju ke admin Moodle.

Catatan.

Masuknya menggunakan akun Admin, karena akun guru tidak bisa memasang plugin.

Seperti biasanya, silahkan menuju menu Site Administration, kemudian pilih menu Plugin, dan Install Plugin.

Setelah itu upload file plugin yang sudah didownload, dan kemudian klik tombol Install Plugin From The Zip File.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah. Pilih saja Continue.

Kemudian akan ada beberapa informasi tentang database Moodle. Geser ke bawah dan kemudian klik Continue.

Kemudian ada informasi mengenai plugin yang Anda upload. Jika tampilannya seperti gambar di bawah, langsung saja pilih Upgrade Moodle Database Now.

Setelah itu ada konfirmasi bahwa proses telah berhasil dan sukses.

Langsung saja klik Continue.

Langkah terakhir adalah pengaturan plugin. Tidak ada yang perlu dirubah, dan langsung pilih Save Change yang letaknya paling bawah.

Alhamdulillah, sampai sini sudah berhasil, dan selanjutnya adalah mempraktikkan plugin tersebut dengan melakukan langkah berikut ini


Menambahkan Absensi.

Untuk menambahkan fitur absensi online, Anda perlu memasang plugin Attendance dan langkah pemasangannya sudah saya sampaikan di atas.

Seperti biasa, Anda sebagai akun guru masuk ke dalam kelas yang akan ditambahkan fitur untuk konfirmasi kehadiran siswa.

Pastikan Anda sudah mengaktifkan Turn editing On.

Setelah itu klik Add On Activity Or Resource.

Kemudian pilihlah fitur Attendance yang sudah Anda pasang di dalam website sekolah.

Langkah selanjutnya memberi nama, dan deskripsi tentang absensi online.

Nama yang saya contohkan adalah Konfirmasi Daftar Hadir.

Pada bagian Display Description On Course Paga perlu di centang agar para siswa dapat membacanya.

Setelah itu klik Save And Display.

Langkah selanjutnya adalah membuat session.

Penjelasan singkat.

Date adalah tanggal mulainya absensi online.

Time adalah fitur untuk mengatur menit atau waktu aktifnya fitur Absensi Online agar para siswa bisa mulai melakukan konfirmasi kehadiran.

Yang saya contohkan adalah jam setengah delapan pagi sampai jam dua siang.

Jadi, fitur absensi online secara otomatis tidak bisa digunakan para siswa kalau sudah melebihi jam dua siang.

Perhatikan gambar

Selanjutnya adalah mengatur tombol kehadiran. Istimewanya lagi, Anda bisa memberi nilai, dan batasan waktu pada setiap tombol yang Anda buat.

Caranya pun cukup mudah, silahkan pilih menu Status Set, dan kemudian ada kolom yang bisa diatur sendiri.

Acronym Bisa diisi dengan huruf awal, description diisi dengan data kehadiran.

Point adalah nilainya.

Sedangkan Available For Students adalah batas waktunya tombol kehadiran bisa digunakan para siswa.

Coba Anda perhatikan tombol hadir yang saya buat di bawah. Saya membatasi waktu sampai 15 menit.

Dengan begitu, apabila sudah melebihi jam 07:45 pagi maka para siswa tidak bisa memilih hadir, karena tombol tersebut sudah tidak aktif.

Manfaatnya, para siswa tidak bisa membohongi gurunya ketika konfirmasi kehadiran. Hal ini pun dapat melatih kedisiplinan mereka.

Jika sudah langsung saja klik Update.

Alhamdulillah selesai, dan ketika Absensi online tersebut sudah tidak digunakan lagi, maka Anda bisa mengulang lagi langkah-langkah di atas untuk membuat yang baru.


Mengenal Pembelajaran H5P yang Menyenangkan.

H5P adalah singkatan dari HTML 5 Package yang dibuat guna memudahkan pengguna website untuk membuat dan berbagi konten yang interaktif.

Kabar baiknya, platform moodle telah mendukung jenis file HTML5 sehingga memudahkan Anda dalam membuat video aktif, seperti yang sudah saya jelaskan di atas.

H5P di sini berbeda jauh dengan pembelajaran tatap muka menggunakan Zoom atau sejenisnya.

Kalau di platform Zoom, antara Anda dan siswa bisa saling berinteraksi kalau sama-sama sedang melakukan live.

Jadi, ketika acara live sudah berakhir, maka mereka tidak bisa lagi berinteraksi.

Tapi, H5P moodle lebih canggih dari itu.

Artinya, Anda bisa menciptakan nuansa pembelajaran yang lebih menyenangkan karena diantara Anda dan peserta didik saling berinteraksi meskipun video tersebut sudah lama di upload.

Bukan acara Live.

Jika tertarik langsung simak ciptakan pembelajaran video yang menyenangkan.


Mengenal dan Memahami Fitur Upload Users.

Kalau di atas sudah saya sampaikan bagaimana caranya menambahkan guru ke dalam kelas. Tapi, langkah-langkahnya lumayan ribet karena harus dilakukan satu persatu.

Dengan begitu, Moodle menyediakan fasilitas yang bernama Upload Users.

Upload Users adalah fitur untuk menambahkan akun siswa maupun guru dengan langkah yang lebih praktis, dan mudah diterapkan.

Yang menjadikan saya takjub, dengan memanfaatkan fitur ini Anda bisa membuat akun dengan jumlah yang banyak, bahkan hingga ratusan akun sekaligus.

Silahkan simak Menggunakan Upload Users untuk Menambah Akun Siswa.

Cukup sekian, dan seumpama ada pembahasan yang belum dipahami maka bertanyalah lewat kolom komentar yang sudah saya sediakan.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.