Cara Mendaftar dan Memasang Google Analytics di Website WordPress dengan Plugin

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Edukasi Website, tempatnya kita belajar bareng kaitan situs online, SEO, dan optimasinya.

Seperti biasa, saya tidak suka basa-basi dan langsung saja kita simak materi untuk memaksimalkan website dengan Google Analytics.

Berikut ini Cara Mendaftar dan Memasang Google Analytics di Website WordPress dengan Plugin

1. Mengunjungi Situs Google Analytics.

Langkah pertama silahkan kunjungi situs Google Analytics, dan kemudian masuk menggunakan email gmail. Setelah itu pilih Mulai Mengukur.

Perhatikan gambar berikut

2. Membuat Nama Akun Google Analytics.

Langkah kedua adalah membuat akun. Pada bagian nama akun diisi sesuai keinginan Anda. Bisa menggunakan nama website atau lainnya.

Pada bagian Setelan Berbagi Data Akun silahkan pilih sesuai kebutuhan Anda. Tapi disarankan dipilih semuanya, agar Anda menerima informasi tentang Google analytics lebih lengkap melalui email.

Kemudian klik Berikutnya.

3. Membuat Properti Google analytics.

Langkah berikutnya membuat properti untuk menentukan wilayah dan zona waktu pelacakan.

Pada bagian zona waktu pelaporan silahkan pilih Indonesia, dan Waktu Jakarta. Untuk bagian mata uang pilih saja rupiah Indonesia.

4. Membuat Informasi Bisnis.

Langkah yang keempat adalah membuat informasi mengenai website atau blog yang Anda daftarkan.

Pada bagian ukuran bisnis diisi terserah Anda. Boleh memilih kecil, sedang, besar atau sangat besar.

Tapi pada bagian bawahnya disarankan Agar Anda memilih semuanya supaya data laporan di akun Google analytics bisa lebih lengkap.

Setelah itu klik Buat.

5. Menyetujui Persyaratan Google Analytics.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah. Pada bagian Negara, pilihlah Indonesia. Dan pada bagian Persyaratan Pemrosesan Data harus di centang.

Kemudian klik tombol Saya Setuju.

Setelah itu Anda akan dihadapkan beberapa pilihan untuk menerima pemberitahuan lewat email yang dikirim oleh Google Analytics. Boleh dipilih semuanya dan kemudian klik tombol Simpan.

6. Menghubungkan Website ke Google Analytics.

Langkah berikutnya mulai menghubungkannya. Silahkan pilih platform Web seperti gambar berikut:

7. Menyiapkan Aliran data Blog.

Pada bagian ini memasukkan alamat website dan membuat nama aliran data.

Catatan.

Apabila website Anda menggunakan Subdomain www maka penulisannya harus menyertakan www. Contohnya seperti pada gambar.

Tapi jika alamat website Anda tanpa www maka tidak perlu menambahkan www. Langsung saja nama domainnya

Contoh

edukasi.website

Kemudian klik tombol Buat Aliran Data.

8. Memasang Kode Pelacakan Google analytics.

Sekarang waktunya memasukkan kode pelacakan kedalam tema website.

Ada beberapa pilihan, tapi pilih saja yang Tag Situs Global kemudian salin kodenya untuk ditempatkan di website.

Jika kode pelacakan sudah Anda salin, langsung saja menuju ke Dasbor WordPress. Carilah menu Tampilan > Penyunting Tema > header.php

Letakkan kodenya di bawah tag </head>

Perhatikan gambar berikut

9. Install Plugin Site Kit By Google.

Jika Anda ingin menggunakan plugin, maka plugin Site Kit adalah jawabannya. Silahkan pasang dan aktifkan plugin tersebut.

10. Mulai Penyiapan Plugin.

Jika plugin sudah diaktifkan maka Anda akan disambut untuk mulai menggunakannya.

Pada bagian Kebijakan Privasi Google perlu dicentang, dan kemudian klik tombol Mulai Penyiapan.

Kemudian Anda disuruh masuk menggunakan akun Google yang digunakan untuk daftar Google Search console dan analytics untuk memastikan bahwa Anda adalah pemilik websitenya.

Tampilan berikutnya seperti gambar di bawah, yakni akses tambahan.

Silahkan klik tombol Lanjutkan.

Setelah itu klik tombol Izinkan.

Untuk mulai menghubungkan Google Analytics, silahkan klik tombol Buka Dasbor Saya.

Ada empat pilihan, yakni Google Search Console, Google AdSense, Google Analytics, dan Google pageSpeed.

Silahkan pilih Hubungkan Layanan Google Analytics.

Kemudian sama seperti langkah di atas. Silahkan pilih Akun yang Sama.

Jika sudah langsung klik tombol Lanjutkan.

Pada bagian ini memastikan akun dan properti. Jika sudah sesuai Langsung klik tombol Konfigurasikan Analytics.

Terakhir adalah mengizinkan site Kit membuat properti atas nama Anda. Silahkan klik tombol Lanjutkan.

Oke, dan Alhamdulillah.

Sampai sini sudah berhasil.


Memahami Fitur-fitur yang disediakan Google Analytics.

Berikut ini beberapa fitur Google analytics yang patut dipahami.

1. Beranda.

Pada bagian beranda Google analytics tersedia beberapa fitur seperti

  • Pengguna.
  • Sesi.
  • Rasio pantulan.
  • Durasi sesi.

Pengguna adalah pengunjung website secara global. Artinya, pengunjung baru dan lama akan terhitung secara otomatis dalam fitur ini.

Sesi adalah jumlah halaman yang dikunjungi atau diklik pengunjung.

Rasio pantulan adalah jumlah seseorang yang mengunjungi satu halaman tapi tidak mengunjungi halaman lainnya.

Semisal, di dalam website Anda sudah ada dua halaman.

Halaman pertama tentang tips menjaga kesehatan, dan halaman keduanya tentang tips mengatur pola makan.

Jika saya mengunjungi halaman kedua, tapi tidak mengunjungi halaman pertama maka disebut dengan rasio pantulan.

Begitu pula sebaliknya.

Jadi solusinya adalah memasang link internal yang berhubungan dengan konten untuk mengurangi jumlah rasio pantulan.

Durasi Sesi adalah waktu lamanya seseorang ketika mengunjungi website.

2. Penyesuaian.

Dalam fitur ini terdapat beberapa fitur lagi

  • Dasbor.
  • Laporan khusus.
  • Laporan tersimpan.
  • Notifikasi khusus.

Yang cukup mengejutkan bagi saya adalah terdapat fitur yang bernama Data Studi. Fitur yang satu ini berfungsi untuk melihat laporan secara lengkap, bisa diedit, dan kemudian bisa dibagikan ke orang lain.

Intinya, fitur penyesuaian berfungsi untuk membuat dan mengatur laporan sesuai keinginan Anda.

3. Perilaku.

Pada bagian banyak sekali fitur yang disediakan dan diantaranya adalah

  • Konten Situs.
  • Kecepatan Situs.
  • Penelusuran situs.
  • Peristiwa.
  • Penayangan.

Tapi tidak mungkin saya jelaskan semuanya, karena nantinya terlalu banyak pembahasan.

Jadi yang akan saya jelaskan sedikit tentang Semua Halaman, Halaman Landing, dan halaman keluar.

4. Semua Halaman.

Semua halaman adalah menghitung halaman landing dan halaman keluar secara keseluruhan.

Semisal, saya mengunjungi halaman A dan langsung keluar dari website setelah mengunjungi halaman tesebut.

Jadi, semua halaman yang dihitung sebanyak dua kali meskipun kenyataannya saya hanya mengunjungi satu kali.

5. Halaman Landing.

Halaman landing adalah halaman yang dikunjungi saat seseorang masuk ke website.

6. Halaman Keluar.

Halaman keluar adalah halaman paling terakhir dikunjungi sampai seseorang tersebut keluar dari website.

Bagaimana, apakah penjelasan singkat ini sudah bisa dipahami?

Saya kira sudah dipahami, dan bertanyalah lewat komentar jika masih ada yang ingin ditanyakan.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.