Cara Backup WordPress Otomatis dengan Plugin UpdraftPlus Tanpa cPanel

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Edukasi Website, tempatnya kita belajar bareng kaitan web online, SEO, dan pengembangannya.

Setelah kita punya Web atau Blog dari WordPress, langkah selanjutnya yang begitu penting, dan tidak boleh ditinggalkan adalah kita berupaya agar data yang sudah di-upload tidak hilang begitu saja.

Kenapa data di dalam website, seperti gambar, video, artikel, atau lainnya bisa hilang?

Karena yang namanya Blog, atau Web juga makhluk biasa, yang tidak mungkin terhindar dari permasalahan.

Terkadang, mengalami permasalahan serius yang menyebabkan website tidak bisa diakses, sehingga berdampak pada data yang sudah disimpan akan ikut menghilang.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir kaitan itu jika menggunakan Platform WordPress, karena sudah disediakan berbagai plugin keamanan, yang dapat digunakan secara gratis.

Salah satunya adalah Updraft Plus, dan plugin tersebut yang akan kita gunakan dalam edukasi kali ini.

UpdraftPlus adalah plugin backup yang fungsi utamanya untuk mencadangkan semua data website secara otomatis, dan kemudian disimpan ke tempat penyimpanan awan, seperti Google Drive, Dropbox, dan lain sebagainya.

Manfaatnya, kapasitas penyimpanan hosting tidak cepat penuh.

Keren, kan?

Berikut ini Cara Backup WordPress Secara Otomatis dengan Plugin UpdraftPlus Tanpa Cpanel.

1. Install Plugin UpdraftPlus.

Langkah pertama, silahkan aktifkan plugin UpdraftPlus.

Tampilannya seperti gambar berikut

2. Pengaturan Backup Otomatis.

Jika sudah diaktifkan, langkah berikutnya langsung menuju ke pengaturan.

Perhatikan gambar

Penjelasan singkat.

  • File Backup Schedule. Saran saya pilihlah Mingguan, dan bagian sampingnya diisi 2 supaya dalam waktu seminggu, website Anda akan dicadangkan secara otomatis sebanyak dua kali.
  • Database backup Schedule. Pengaturan bagian ini disamakan saja dengan File Backup schedule.

3. Mengatur Tempat Penyimpanan Backup.

Bagian bawahnya disediakan berbagai pilihan untuk menyimpan data cadangan, seperti UpdraftPlus Vault, Dropbox, Google Cloud, Microsoft One Drive, Google Drive, dan masih banyak lagi lainnya.

Saran saya pilihlah Google Drive, karena lebih mudah, dan kapasitas penyimpanan Google drive cukuplah banyak.

4. Menentukan Berkas Cadangan.

Bagian bawahnya lagi tersedia pengaturan untuk memilih jenis berkas yang akan dicadangkan.

Yang perlu anda perhatikan, bagian Plugin, Tema, dan Pengunggahan harus di centang.

Untuk pengaturan lainnya tidak perlu dirubah karena semuanya sudah pas, dan baik.

5. Mengaktifkan Notifikasi Email.

Perhatikan pada bagian Email, silahkan di centang supaya Anda menerima pemberitahuan melalui email tentang hasil pencadangan.

Setelah itu klik Simpan Perubahan.

6. Menghubungkan ke Akun Google Drive.

Langkah berikutnya menghubungkan UpdraftPlus dengan Google drive, dengan mengunjungi link yang muncul.

Perhatikan gambar

Kemudian masukkan email, dan kata sandi Gmail yang Anda gunakan sebagai email admin WordPress.

Jika sudah masuk, maka tampilannya kurang lebih seperti gambar dibawah.

Silahkan pilih Izinkan.

Apabila tampilannya seperti gambar di bawah, maka proses menghubungkannya sudah berhasil.

Silahkan klik Complete Setup.

7. Mengecek Pencadangan Terjadwal.

Cermati gambar di bawah. Pada bagian Cadangkan/Kembalikan ditampilkan juga waktu atau jadwal pencadangan selanjutnya.

Jika anda ingin mencadangkan langsung, maka pilihlah Cadangkan Sekarang.

Setelah itu tampilannya seperti gambar di bawah.

Pada bagian Include Your Database in The Backup, Include your file in the Backup, dan Send This Backup to Remote Storage harus di centang.

Sedangkan pada bagian Only Allow this backup to be deleted manually tidak perlu di centang.

Kemudian klik Cadangkan sekarang.

Tunggu beberapa menit sampai proses pencadangannya selesai.

8. Mengembalikan Hasil Backup.

Apabila sudah berhasil melakukan cadangan, maka ada informasi mengenai data backup.

Naahh, untuk mengembalikan hasil backupnya, Anda bisa memilih Pulihkan.

Akan tetapi, ini dilakukan jika suatu saat blog Anda mengalami permasalahan yang menyebabkan kehilangan data.

Alhamdulillah, sampai sini sudah selesai, dan semoga website kita tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Aamiin ya Allah.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.